Apa Itu Employee Engagement dan Tips Meningkatkannya

17 July 2025

apa-itu-employee-engagement-dan-tips-meningkatkannya-433234.jpg

Employee engagement penting untuk produktivitas tim. Yuk, Kenali pengertiannya dan simak tips praktis meningkatkan keterlibatan karyawan!

Setiap perusahaan pasti ingin timnya solid dan penuh semangat. Namun kenyataannya, menurut survei Gallup, hanya 20% karyawan secara global yang benar-benar merasa engaged di tempat kerja. Angka ini menjadi sinyal penting bahwa employee engagement bukan hanya sekadar istilah HRD, tapi menyangkut produktivitas dan kelangsungan bisnis.

 

Keterlibatan karyawan bisa jadi penentu apakah sebuah perusahaan berkembang pesat atau stagnan di tempat. Karyawan yang merasa dihargai akan lebih loyal, semangat bekerja, dan berkontribusi lebih maksimal. Untuk itu, penting bagi perusahaan memahami konsep employee engagement secara menyeluruh. Yuk, kita bahas bersama lebih lanjut.

 

Memahami Konsep Employee Engagement

Sebelum masuk ke tips, penting bagi perusahaan memahami dulu makna dari employee engagement secara utuh. Banyak yang menyamakannya dengan kepuasan kerja, padahal keduanya berbeda.

 

Employee engagement merujuk pada seberapa besar karyawan terlibat secara emosional, mental, dan komitmen terhadap pekerjaannya. Karyawan yang engaged tidak hanya datang ke kantor dan menyelesaikan tugas, tapi juga benar-benar peduli dengan kesuksesan perusahaan.

 

Cara Meningkatkan Employee Engagement 

Perusahaan perlu menerapkan strategi yang menyeluruh dan konsisten untuk membangun keterlibatan employee engagement. Yuk kita bahas lebih dalam tentang cara meningkatkannya.

 

1. Bangun Komunikasi yang Terbuka dan Dua Arah

Karyawan akan lebih merasa terlibat jika mereka tahu suara mereka didengar. Komunikasi dua arah menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan antara manajemen dan tim.

 

Gunakan saluran komunikasi yang terbuka dan responsif. Bisa melalui forum mingguan, aplikasi internal, atau survey karyawan. Data dari Forbes menunjukkan bahwa perusahaan dengan komunikasi internal yang baik memiliki tingkat retensi karyawan 4,5 kali lebih tinggi.

 

2. Berikan Apresiasi Secara Konsisten

Apresiasi bukan hanya soal bonus tahunan. Memberi penghargaan kecil tapi konsisten punya dampak besar pada semangat kerja.

 

Ucapkan terima kasih secara langsung atau umumkan prestasi tim di grup kerja. Studi oleh Glassdoor menyebutkan bahwa 81% karyawan akan bekerja lebih keras jika atasan mereka menghargai kerja keras mereka.

 

3. Ciptakan Lingkungan Kerja yang Sehat

Lingkungan kerja yang nyaman secara fisik dan emosional bisa mendorong keterlibatan lebih tinggi. Karyawan butuh ruang untuk berkembang tanpa tekanan berlebih.

 

Fasilitasi ruang istirahat, jam kerja fleksibel, atau kegiatan team building rutin. Lingkungan positif terbukti menurunkan angka stres dan meningkatkan produktivitas tim.

 

Baca juga: Cara Menghindari Kecurangan Absensi, Perusahaan Wajib Tahu!

 

4. Tawarkan Peluang Pengembangan Diri

Karyawan akan lebih semangat jika tahu mereka punya masa depan di tempat kerjanya. Jangan biarkan mereka merasa mandek.

 

Sediakan pelatihan rutin, mentoring, atau akses ke kursus online. Menurut LinkedIn Learning, 94% karyawan akan bertahan lebih lama jika perusahaan berinvestasi dalam karir mereka.

 

5. Libatkan Karyawan dalam Pengambilan Keputusan

Karyawan ingin merasa mereka bagian dari sesuatu yang lebih besar. Melibatkan mereka dalam keputusan kecil maupun besar bisa meningkatkan rasa memiliki.

 

Misalnya, ajak tim memberi masukan dalam strategi kerja atau proyek baru. Keterlibatan ini membuat mereka merasa penting dan dihargai.

 

6. Gunakan Teknologi Pendukung yang Tepat

Teknologi bisa jadi alat bantu penting untuk monitoring dan komunikasi. Sistem yang efisien bisa membuat karyawan bekerja lebih fokus.

 

Gunakan platform kolaborasi, absensi digital, dan sistem feedback internal. Tools ini bisa mempercepat proses kerja dan membuat semuanya lebih transparan.

 

7. Buat Program Employee Engagement yang Berkelanjutan

Jangan hanya aktif saat ada event tahunan. Employee engagement harus jadi budaya, bukan sekadar program musiman.

 

Rancang kegiatan rutin seperti diskusi mingguan, penghargaan bulanan, atau sesi refleksi tim. Konsistensi akan membuat karyawan merasa perusahaan benar-benar peduli.

 

Dengan strategi ini, perusahaan bisa membentuk kultur yang mendukung loyalitas dan performa tinggi.

 

Meningkatkan employee engagement membutuhkan komitmen dan konsistensi dari seluruh elemen perusahaan. Dengan strategi yang tepat, karyawan akan merasa lebih dihargai, terlibat, dan loyal terhadap perusahaan. 

 

Untuk mendukung proses tersebut, Anda bisa mulai dari hal sederhana seperti sistem absensi yang transparan dan fleksibel. Seperti iPresens, solusi online yang bantu tingkatkan keterlibatan tim secara nyata.

 

Dengan iPresens, proses absensi jadi lebih praktis dan dapat diakses dari mana saja. Fitur seperti laporan otomatis dan dashboard performa membuat monitoring lebih efisien, sekaligus membantu manajemen memahami ritme kerja tim secara real time.

 

Coba iPresens sekarang dan buktikan manfaatnya untuk bisnis Anda.

Newest Articles

  • Contact Us

  • +62 831-6986-8333

  • [email protected]

  • Graha sakina bangunjiwo, jl. Tugu gentong, kalibhatok, gendeng, bangunjiwo, Bantul , Yogyakarta.

Available at

android
apple

© 2024 - 2025. All rights reserved. Copyright iPresens.com