{"id":523,"date":"2026-09-02T09:23:48","date_gmt":"2026-09-02T02:23:48","guid":{"rendered":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/?p=523"},"modified":"2026-09-02T09:23:48","modified_gmt":"2026-09-02T02:23:48","slug":"penghitungan-lembur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/penghitungan-lembur\/","title":{"rendered":"Penghitungan Lembur Karyawan Sesuai Jam Kerja"},"content":{"rendered":"<p><strong>Penghitungan lembur<\/strong> menjadi bagian penting dalam pengelolaan waktu kerja dan penggajian karyawan. Ketika karyawan bekerja melebihi jam kerja yang telah ditentukan, perusahaan perlu mencatat waktu lembur dengan tepat agar perhitungan upah dapat berjalan secara akurat.<\/p>\n<p>Kesalahan dalam mencatat jam kerja dapat menyebabkan perbedaan antara waktu lembur yang karyawan lakukan dengan upah yang mereka terima. Selain berkaitan dengan pembayaran, pencatatan lembur juga membantu perusahaan mengetahui durasi kerja tambahan setiap karyawan.<\/p>\n<p>Perusahaan dapat menggunakan data tersebut sebagai bagian dari administrasi kehadiran dan penggajian. Oleh karena itu, HR perlu memahami cara melakukan penghitungan lembur berdasarkan data jam kerja yang tercatat.<\/p>\n<h2>Apa Itu Penghitungan Lembur?<\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-532 size-full\" src=\"https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/hr_professional_clipboard.webp\" alt=\"Penghitungan Lembur Karyawan Sesuai Jam Kerja\" width=\"2048\" height=\"1152\" srcset=\"https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/hr_professional_clipboard.webp 2048w, https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/hr_professional_clipboard-300x169.webp 300w, https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/hr_professional_clipboard-1024x576.webp 1024w, https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/hr_professional_clipboard-768x432.webp 768w, https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/hr_professional_clipboard-1536x864.webp 1536w\" sizes=\"auto, (max-width: 2048px) 100vw, 2048px\" \/><\/p>\n<p>Penghitungan lembur adalah proses menghitung waktu kerja tambahan yang karyawan lakukan di luar jam kerja normal untuk menentukan upah lembur yang perusahaan perlu bayarkan.<\/p>\n<p>Perhitungan ini mempertimbangkan beberapa hal, seperti jumlah jam lembur, waktu pelaksanaan lembur, serta upah yang menjadi dasar perhitungan. Perusahaan perlu memiliki catatan waktu kerja yang jelas agar proses penghitungan berjalan dengan tepat.<\/p>\n<p>Data jam masuk, jam pulang, serta durasi lembur membantu perusahaan mengetahui jumlah waktu kerja tambahan setiap karyawan. Dengan pencatatan yang teratur, perusahaan dapat melakukan penghitungan lembur secara lebih konsisten sekaligus mengurangi risiko kesalahan dalam proses penggajian.<\/p>\n<h2>Ketentuan Jam Kerja dan Lembur Karyawan<\/h2>\n<p>Jam kerja menjadi dasar dalam menentukan kapan seorang karyawan mulai memasuki waktu lembur.<\/p>\n<p>Berdasarkan PP No. 35 Tahun 2021, perusahaan dapat menerapkan waktu kerja normal selama 7 jam per hari dan 40 jam per minggu untuk 6 hari kerja, atau 8 jam per hari dan 40 jam per minggu untuk 5 hari kerja. Ketentuan waktu kerja pada sektor atau pekerjaan tertentu dapat memiliki pengaturan tersendiri.<\/p>\n<p>Ketika perusahaan mempekerjakan karyawan melebihi waktu kerja yang ditentukan, waktu tersebut masuk dalam kategori waktu kerja lembur. Secara umum, aturan membatasi waktu kerja lembur paling lama 4 jam dalam satu hari dan 18 jam dalam satu minggu.<\/p>\n<p>Batas tersebut tidak termasuk lembur yang karyawan lakukan pada waktu istirahat mingguan atau hari libur resmi. Pelaksanaan lembur juga tidak hanya bergantung pada keputusan perusahaan.<\/p>\n<p>Perusahaan harus memberikan perintah lembur dan mendapatkan persetujuan dari karyawan yang bersangkutan.\u00a0 Karyawan dapat memberikan persetujuan tersebut secara tertulis maupun melalui media digital.<\/p>\n<p>Perusahaan juga wajib membayar upah kerja lembur sesuai ketentuan yang berlaku, dengan pengecualian tertentu untuk golongan jabatan yang memenuhi ketentuan khusus.<\/p>\n<div class=\"qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot\">\n<div class=\"\" data-turn-id-container=\"request-6a6ac36a-7784-83ec-bc57-c6cade73780b-13\" data-is-intersecting=\"true\">\n<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"request-6a6ac36a-7784-83ec-bc57-c6cade73780b-13\" data-turn-id-container=\"request-6a6ac36a-7784-83ec-bc57-c6cade73780b-13\" data-testid=\"conversation-turn-38\" data-turn=\"assistant\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto pb-8 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg\/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\" data-conversation-screenshot-content=\"\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col gap-4 grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1\" dir=\"auto\" tabindex=\"0\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"4c7c04a6-bf1a-40a3-8965-25ec22c68e7c\" data-message-model-slug=\"gpt-5-6\" data-turn-start-message=\"true\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden\">\n<div class=\"fbskMG_root markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full dark markdown-new-styling\">\n<h3 class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" data-section-id=\"19kngxr\" data-start=\"154\" data-end=\"203\">Siapa yang Tidak Berhak Menerima Upah Lembur?<\/h3>\n<p data-start=\"205\" data-end=\"415\">Tidak semua karyawan berhak menerima upah lembur ketika bekerja melebihi jam kerja normal. Dalam ketentuan ketenagakerjaan, terdapat pengecualian bagi karyawan yang termasuk dalam <strong data-start=\"385\" data-end=\"414\">golongan jabatan tertentu<\/strong>.<\/p>\n<p data-start=\"417\" data-end=\"794\">Golongan tersebut mencakup karyawan yang memiliki tanggung jawab sebagai pemikir, perencana, pelaksana, atau pengendali jalannya perusahaan. Selain itu, mereka memiliki waktu kerja yang tidak dapat dibatasi seperti jam kerja karyawan pada umumnya.<\/p>\n<p data-start=\"417\" data-end=\"794\">Karena karakteristik pekerjaannya tersebut, karyawan dalam golongan ini dapat dikecualikan dari ketentuan pembayaran upah lembur. Namun, perusahaan perlu menetapkan golongan jabatan tersebut secara jelas dalam <strong data-start=\"876\" data-end=\"949\">perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja bersama<\/strong>.<\/p>\n<p data-start=\"417\" data-end=\"794\">Dengan adanya ketentuan yang jelas, HR dapat menentukan hak upah lembur karyawan sesuai dengan jabatan dan tanggung jawab pekerjaannya.<\/p>\n<p data-start=\"417\" data-end=\"794\">Dengan demikian, perusahaan tidak dapat menentukan pengecualian upah lembur hanya berdasarkan jabatan atau keputusan sepihak.\u00a0 HR tetap perlu mengacu pada ketentuan yang berlaku dan aturan yang telah perusahaan tetapkan secara resmi.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n<\/div>\n<\/div>\n<h2>Komponen yang Digunakan dalam Penghitungan Lembur<\/h2>\n<p>Sebelum melakukan penghitungan lembur, perusahaan perlu menyiapkan beberapa informasi agar hasil perhitungan sesuai dengan waktu kerja karyawan. Data yang lengkap juga membantu mengurangi kesalahan ketika HR memasukkan upah lembur ke dalam proses penggajian.<\/p>\n<div style=\"overflow-x: auto; margin: 25px 0;\">\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 1.6; color: #333; border: 2px solid #7B2CBF;\">\n<thead>\n<tr style=\"background: #7B2CBF; color: #ffffff;\">\n<th style=\"padding: 12px 14px; text-align: center; border: 1px solid #6A1FA8;\">Komponen<\/th>\n<th style=\"padding: 12px 14px; text-align: center; border: 1px solid #6A1FA8;\">Hal yang Perlu Diperhatikan<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr style=\"background: #F7F0FC;\">\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB; font-weight: 600;\">Upah karyawan<\/td>\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB;\">Besaran upah menjadi salah satu dasar untuk menentukan nilai upah lembur.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"background: #ffffff;\">\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB; font-weight: 600;\">Jumlah jam lembur<\/td>\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB;\">Perusahaan perlu mencatat kapan karyawan mulai dan selesai melakukan lembur agar jumlah jam kerja tambahan jelas.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"background: #F7F0FC;\">\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB; font-weight: 600;\">Hari pelaksanaan lembur<\/td>\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB;\">HR perlu memeriksa apakah karyawan melakukan lembur pada hari kerja, waktu istirahat mingguan, atau hari libur resmi karena cara perhitungannya berbeda.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"background: #ffffff;\">\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB; font-weight: 600;\">Sistem waktu kerja<\/td>\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB;\">Perusahaan perlu mengetahui apakah karyawan menerapkan sistem 5 hari atau 6 hari kerja, terutama untuk menghitung lembur pada hari istirahat mingguan atau hari libur resmi.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"background: #F7F0FC;\">\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB; font-weight: 600;\">Data kehadiran karyawan<\/td>\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB;\">Catatan jam masuk dan pulang membantu perusahaan mencocokkan waktu kerja dengan lembur yang sudah disetujui sebelum menghitung upahnya.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/div>\n<p>Setelah HR menyiapkan seluruh komponen tersebut, perusahaan dapat mulai menghitung nilai upah lembur berdasarkan jumlah jam kerja tambahan yang karyawan lakukan.<\/p>\n<h2>Rumus Penghitungan Lembur Karyawan<\/h2>\n<p>Penghitungan lembur dimulai dengan mengetahui upah per jam karyawan. Berdasarkan Pasal 32 PP No. 35 Tahun 2021, perusahaan menghitung upah kerja lembur berdasarkan upah bulanan.<\/p>\n<blockquote><p><strong>Rumus Upah per Jam<\/strong> <strong>Upah per Jam = 1\/173 \u00d7 Upah Sebulan<\/strong><\/p><\/blockquote>\n<h3>Lembur pada Hari Kerja<\/h3>\n<p>Setelah mengetahui upah per jam, perusahaan dapat menghitung upah lembur berdasarkan jumlah jam kerja tambahan yang terjadi pada hari kerja biasa.<\/p>\n<blockquote><p><strong>Rumus Lembur Hari Kerja<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Jam lembur pertama: <strong>1,5 \u00d7 upah per jam<\/strong><\/li>\n<li>Jam lembur kedua dan seterusnya: <strong>2 \u00d7 upah per jam<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<\/blockquote>\n<div style=\"overflow-x: auto; margin: 25px 0;\">\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 1.6; color: #333; border: 2px solid #7B2CBF;\">\n<thead>\n<tr style=\"background: #7B2CBF; color: #ffffff;\">\n<th style=\"padding: 12px 14px; text-align: center; border: 1px solid #6A1FA8;\">Waktu Lembur pada Hari Kerja<\/th>\n<th style=\"padding: 12px 14px; text-align: center; border: 1px solid #6A1FA8;\">Pengali<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr style=\"background: #F7F0FC;\">\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB; font-weight: 600;\">Jam pertama<\/td>\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB;\">1,5 \u00d7 upah per jam<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"background: #ffffff;\">\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB; font-weight: 600;\">Jam kedua dan seterusnya<\/td>\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB;\">2 \u00d7 upah per jam<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/div>\n<h3>Lembur pada Hari Istirahat Mingguan dan Hari Libur Resmi<\/h3>\n<p>Penghitungan lembur pada hari istirahat mingguan atau hari libur resmi memiliki ketentuan yang berbeda dari lembur di hari kerja biasa, dan perhitungannya juga menyesuaikan sistem 5 hari atau 6 hari kerja yang perusahaan terapkan.<\/p>\n<p><strong>Sistem 6 hari kerja dalam seminggu:<\/strong><\/p>\n<div style=\"overflow-x: auto; margin: 25px 0;\">\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 1.6; color: #333; border: 2px solid #7B2CBF;\">\n<thead>\n<tr style=\"background: #7B2CBF; color: #ffffff;\">\n<th style=\"padding: 12px 14px; text-align: center; border: 1px solid #6A1FA8;\">Jam Lembur<\/th>\n<th style=\"padding: 12px 14px; text-align: center; border: 1px solid #6A1FA8;\">Pengali<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr style=\"background: #F7F0FC;\">\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB; font-weight: 600;\">Jam ke-1 sampai jam ke-7<\/td>\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB;\">2 \u00d7 upah per jam<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"background: #ffffff;\">\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB; font-weight: 600;\">Jam ke-8<\/td>\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB;\">3 \u00d7 upah per jam<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"background: #F7F0FC;\">\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB; font-weight: 600;\">Jam ke-9 dan ke-10<\/td>\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB;\">4 \u00d7 upah per jam<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/div>\n<p><strong>Sistem 5 hari kerja dalam seminggu:<\/strong><\/p>\n<div style=\"overflow-x: auto; margin: 25px 0;\">\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 1.6; color: #333; border: 2px solid #7B2CBF;\">\n<thead>\n<tr style=\"background: #7B2CBF; color: #ffffff;\">\n<th style=\"padding: 12px 14px; text-align: center; border: 1px solid #6A1FA8;\">Jam Lembur<\/th>\n<th style=\"padding: 12px 14px; text-align: center; border: 1px solid #6A1FA8;\">Pengali<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr style=\"background: #F7F0FC;\">\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB; font-weight: 600;\">Jam ke-1 sampai jam ke-8<\/td>\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB;\">2 \u00d7 upah per jam<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"background: #ffffff;\">\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB; font-weight: 600;\">Jam ke-9<\/td>\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB;\">3 \u00d7 upah per jam<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"background: #F7F0FC;\">\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB; font-weight: 600;\">Jam ke-10 dan ke-11<\/td>\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB;\">4 \u00d7 upah per jam<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Karena pengalinya jauh lebih besar dibandingkan lembur pada hari kerja biasa, HR perlu memastikan hari pelaksanaan lembur tercatat dengan benar sebelum memasukkan angka ke dalam perhitungan payroll.<\/p>\n<\/div>\n<h2>Contoh Penghitungan Lembur Karyawan<\/h2>\n<h3>Contoh 1: Lembur pada Hari Kerja<\/h3>\n<p>Seorang karyawan memiliki upah bulanan sebesar Rp5.000.000 dan bekerja selama 3 jam tambahan pada hari kerja biasa.<\/p>\n<div style=\"overflow-x: auto; margin: 25px 0;\">\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 1.6; color: #333; border: 2px solid #7B2CBF;\">\n<thead>\n<tr style=\"background: #7B2CBF; color: #ffffff;\">\n<th style=\"padding: 12px 14px; text-align: center; border: 1px solid #6A1FA8;\">Langkah<\/th>\n<th style=\"padding: 12px 14px; text-align: center; border: 1px solid #6A1FA8;\">Perhitungan<\/th>\n<th style=\"padding: 12px 14px; text-align: center; border: 1px solid #6A1FA8;\">Hasil<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr style=\"background: #F7F0FC;\">\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB; font-weight: 600;\">Upah per jam<\/td>\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB;\">Rp5.000.000 \u00f7 173<\/td>\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB;\">Rp28.902<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"background: #ffffff;\">\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB; font-weight: 600;\">Jam lembur ke-1<\/td>\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB;\">1,5 \u00d7 Rp28.902<\/td>\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB;\">Rp43.353<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"background: #F7F0FC;\">\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB; font-weight: 600;\">Jam lembur ke-2<\/td>\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB;\">2 \u00d7 Rp28.902<\/td>\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB;\">Rp57.804<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"background: #ffffff;\">\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB; font-weight: 600;\">Jam lembur ke-3<\/td>\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB;\">2 \u00d7 Rp28.902<\/td>\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB;\">Rp57.804<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"background: #F7F0FC;\">\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB; font-weight: 600;\"><strong>Total upah lembur<\/strong><\/td>\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB;\"><strong>Rp43.353 + Rp57.804 + Rp57.804<\/strong><\/td>\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB;\"><strong>\u00b1 Rp158.960<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/div>\n<p>Jadi, untuk 3 jam lembur pada hari kerja, karyawan dengan upah bulanan Rp5.000.000 menerima upah lembur sekitar Rp158.960 berdasarkan contoh perhitungan tersebut.<\/p>\n<h3>Contoh 2: Lembur pada Hari Libur Resmi<\/h3>\n<p>Seorang karyawan dengan upah bulanan Rp5.000.000 bekerja selama 8 jam pada hari libur resmi, dengan sistem 6 hari kerja dalam seminggu.<\/p>\n<div style=\"overflow-x: auto; margin: 25px 0;\">\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 1.6; color: #333; border: 2px solid #7B2CBF;\">\n<thead>\n<tr style=\"background: #7B2CBF; color: #ffffff;\">\n<th style=\"padding: 12px 14px; text-align: center; border: 1px solid #6A1FA8;\">Langkah<\/th>\n<th style=\"padding: 12px 14px; text-align: center; border: 1px solid #6A1FA8;\">Perhitungan<\/th>\n<th style=\"padding: 12px 14px; text-align: center; border: 1px solid #6A1FA8;\">Hasil<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr style=\"background: #F7F0FC;\">\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB; font-weight: 600;\">Upah per jam<\/td>\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB;\">Rp5.000.000 \u00f7 173<\/td>\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB;\">Rp28.902<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"background: #ffffff;\">\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB; font-weight: 600;\">Jam ke-1 s.d. ke-7 (2\u00d7)<\/td>\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB;\">7 \u00d7 2 \u00d7 Rp28.902<\/td>\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB;\">Rp404.628<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"background: #F7F0FC;\">\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB; font-weight: 600;\">Jam ke-8 (3\u00d7)<\/td>\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB;\">1 \u00d7 3 \u00d7 Rp28.902<\/td>\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB;\">Rp86.706<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"background: #ffffff;\">\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB; font-weight: 600;\"><strong>Total upah lembur<\/strong><\/td>\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB;\"><strong>Rp404.628 + Rp86.706<\/strong><\/td>\n<td style=\"padding: 12px 14px; border: 1px solid #D8BCEB;\"><strong>\u00b1 Rp491.334<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/div>\n<p>Perbandingan kedua contoh ini menunjukkan mengapa HR perlu membedakan hari pelaksanaan lembur secara akurat. Jam lembur yang sama jumlahnya bisa menghasilkan nilai upah yang jauh berbeda tergantung apakah karyawan bekerja pada hari kerja biasa atau hari libur resmi.<\/p>\n<p>Rumus 1\/173 serta pengali-pengali di atas mengikuti ketentuan PP No. 35 Tahun 2021. Nilai aktual perlu menyesuaikan komponen upah yang menjadi dasar perhitungan, karena peraturan ini juga mengatur dasar perhitungan ketika upah terdiri dari upah pokok, tunjangan tetap, dan tunjangan tidak tetap.<\/p>\n<h2 class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" data-section-id=\"1qvivd9\" data-start=\"151\" data-end=\"206\">Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Menghitung Lembur<\/h2>\n<p data-start=\"208\" data-end=\"570\">Kesalahan dalam penghitungan lembur dapat membuat jumlah upah yang karyawan terima tidak sesuai. Masalah ini sering terjadi karena pencatatan waktu kerja kurang akurat atau HR masih melakukan proses perhitungan secara manual.<\/p>\n<p data-start=\"208\" data-end=\"570\">Oleh karena itu, perusahaan perlu memastikan setiap data yang menjadi dasar perhitungan sudah sesuai sebelum menghitung upah lembur. Selain itu, HR perlu memperhatikan beberapa kesalahan yang cukup sering terjadi dalam proses penghitungan lembur berikut ini.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"1ttt3v0\" data-start=\"699\" data-end=\"731\">1. Salah Mencatat Jam Lembur<\/h3>\n<p data-start=\"733\" data-end=\"948\">Jam mulai dan selesai lembur yang tidak tercatat dengan baik dapat membuat durasi lembur berbeda dari waktu sebenarnya. Akibatnya, HR bisa menghitung jumlah jam lembur terlalu sedikit atau justru terlalu banyak.<\/p>\n<p data-start=\"950\" data-end=\"1165\">Untuk menghindarinya, perusahaan perlu mencatat waktu mulai dan selesai lembur secara jelas. Dengan demikian, HR memiliki data yang dapat digunakan untuk memeriksa durasi lembur sebelum menghitung upah karyawan.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"zy30k9\" data-start=\"1167\" data-end=\"1197\">2. Salah Menggunakan Rumus<\/h3>\n<p data-start=\"1199\" data-end=\"1414\">Perusahaan perlu menggunakan rumus dan ketentuan yang sesuai agar hasil penghitungan lembur tidak keliru. Terlebih lagi, perhitungan upah lembur dapat berbeda berdasarkan jumlah jam dan waktu pelaksanaan lembur.<\/p>\n<p data-start=\"1416\" data-end=\"1655\">Karena itu, HR perlu memahami dasar perhitungan yang digunakan sebelum memasukkan data ke proses penggajian. Selain mengurangi kesalahan, langkah ini membantu perusahaan menjaga konsistensi dalam menghitung upah lembur setiap karyawan.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"a8vbeg\" data-start=\"1657\" data-end=\"1692\">3. Tidak Membedakan Hari Lembur<\/h3>\n<p data-start=\"1694\" data-end=\"1890\">Lembur pada hari kerja dan hari libur memiliki ketentuan perhitungan yang berbeda. Oleh sebab itu, HR perlu mencatat hari pelaksanaan lembur dengan jelas dan tidak hanya melihat jumlah jamnya.<\/p>\n<p data-start=\"1892\" data-end=\"2151\">Sebagai contoh, HR perlu mengetahui apakah karyawan melakukan lembur setelah jam kerja normal, pada hari istirahat mingguan, atau pada hari libur resmi. Dengan informasi tersebut, HR dapat menentukan perhitungan yang sesuai dengan kondisi lembur karyawan.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"jne8eq\" data-start=\"2153\" data-end=\"2188\">4. Data Kehadiran Tidak Lengkap<\/h3>\n<p data-start=\"2190\" data-end=\"2415\">Data jam masuk dan pulang yang tidak lengkap dapat menyulitkan perusahaan saat memeriksa waktu kerja tambahan karyawan. Misalnya, HR akan kesulitan memastikan durasi kerja ketika salah satu waktu kehadiran tidak tercatat.<\/p>\n<p data-start=\"2417\" data-end=\"2650\">Selain itu, data yang tersebar di berbagai catatan juga dapat memperlambat proses pengecekan. Perusahaan perlu mengelola data kehadiran secara teratur agar HR lebih mudah mencocokkan jam kerja normal dengan waktu lembur karyawan.<\/p>\n<p data-start=\"2652\" data-end=\"2915\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Dengan demikian, pencatatan yang teratur dan penggunaan rumus yang tepat dapat membantu perusahaan mengurangi kesalahan dalam penghitungan lembur. Data yang lengkap juga membuat HR lebih mudah memeriksa jumlah jam lembur sebelum melanjutkan proses penggajian.<\/p>\n<div class=\"qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot\">\n<div class=\"\" data-turn-id-container=\"request-6a6ac36a-7784-83ec-bc57-c6cade73780b-10\" data-is-intersecting=\"true\">\n<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"request-6a6ac36a-7784-83ec-bc57-c6cade73780b-10\" data-turn-id-container=\"request-6a6ac36a-7784-83ec-bc57-c6cade73780b-10\" data-testid=\"conversation-turn-32\" data-turn=\"assistant\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto pb-8 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg\/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\" data-conversation-screenshot-content=\"\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col gap-4 grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1\" dir=\"auto\" tabindex=\"0\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"e7ab2295-40ba-493c-a84b-f5d50c4d654a\" data-message-model-slug=\"gpt-5-6\" data-turn-start-message=\"true\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden\">\n<div class=\"fbskMG_root markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full dark markdown-new-styling\">\n<h2 class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" data-section-id=\"92o6xp\" data-start=\"198\" data-end=\"256\">Permudah Pencatatan Lembur dengan Sistem Absensi Online<\/h2>\n<p data-start=\"258\" data-end=\"571\">Penghitungan lembur membutuhkan data kehadiran dan waktu kerja yang akurat. Karena itu, perusahaan dapat menggunakan sistem absensi online untuk mencatat jam masuk, jam pulang, dan aktivitas kehadiran karyawan secara lebih teratur.<\/p>\n<p data-start=\"258\" data-end=\"571\">Data tersebut membantu HR mengetahui durasi kerja sebelum menghitung upah lembur. Sistem digital juga membantu HR mengurangi pencatatan manual. HR dapat memeriksa data kehadiran dan waktu kerja melalui satu sistem tanpa harus mengumpulkan catatan dari berbagai sumber.<\/p>\n<p data-start=\"258\" data-end=\"571\">Cara ini membuat proses pengecekan lebih praktis, terutama bagi perusahaan yang memiliki banyak karyawan. <a href=\"https:\/\/ipresens.com\/\"><strong data-start=\"867\" data-end=\"879\">iPresens<\/strong> <\/a>membantu perusahaan mengelola absensi, lembur, dan berbagai kebutuhan administrasi karyawan.<\/p>\n<p data-start=\"258\" data-end=\"571\">Selain mencatat kehadiran, <a href=\"https:\/\/ipresens.com\/\"><strong data-start=\"1000\" data-end=\"1012\">iPresens<\/strong> <\/a>juga memiliki fitur payroll, cuti, izin, dan fitur lainnya yang membantu HR mengelola data karyawan dengan lebih praktis. Perusahaan yang ingin mengenal fitur-fiturnya lebih dahulu dapat mencoba <a href=\"https:\/\/account.ipresens.com\/register\"><strong data-start=\"1209\" data-end=\"1235\">demo aplikasi iPresens<\/strong><\/a>.<\/p>\n<p data-start=\"258\" data-end=\"571\">Melalui demo, perusahaan dapat melihat cara kerja sistem dan menyesuaikannya dengan kebutuhan pengelolaan karyawan.<\/p>\n<p data-start=\"258\" data-end=\"571\">Selain itu, perusahaan juga dapat mencoba <a class=\"decorated-link\" href=\"https:\/\/account.ipresens.com\/register\/free-perusahaan-\" target=\"_new\" rel=\"noopener\" data-start=\"1396\" data-end=\"1498\"><strong data-start=\"1397\" data-end=\"1441\">paket gratis iPresens hingga 50 karyawan<\/strong><\/a> untuk mulai mengelola absensi secara digital tanpa perlu langsung menggunakan paket berbayar.<\/p>\n<p data-start=\"1354\" data-end=\"1728\">Pilihan ini cocok bagi perusahaan yang ingin mencoba sistem terlebih dahulu sebelum menentukan layanan yang sesuai dengan kebutuhannya. Dengan <strong data-start=\"1737\" data-end=\"1749\">iPresens<\/strong>, perusahaan dapat mencatat data kehadiran dengan lebih teratur sekaligus mempermudah proses penghitungan lembur dan penggajian karyawan.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"z-0 flex min-h-[46px] justify-start\"><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n<\/div>\n<\/div>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Penghitungan lembur perlu berjalan dengan tepat agar upah yang karyawan terima sesuai dengan waktu kerja tambahan yang mereka lakukan.<\/p>\n<p>Perusahaan perlu memperhatikan jumlah jam lembur, upah karyawan, hari pelaksanaan lembur, serta ketentuan yang berlaku, termasuk perbedaan pengali antara lembur di hari kerja biasa dengan lembur di hari istirahat mingguan atau hari libur resmi.<\/p>\n<p>Rumus dasarnya memang sederhana\u00a0 upah per jam dikalikan pengali sesuai jam dan hari lembur tetapi hasil akhirnya sangat bergantung pada keakuratan data jam kerja yang HR gunakan sebagai dasar perhitungan.<\/p>\n<p>Selain memahami rumus penghitungan lembur, pencatatan jam kerja yang akurat juga menjadi hal penting.<\/p>\n<p>Dengan menggunakan sistem absensi online seperti iPresens, perusahaan dapat mengelola data kehadiran dan waktu kerja dengan lebih teratur sehingga proses penghitungan lembur dan penggajian menjadi lebih mudah.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/ipresens.com\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-478\" src=\"https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/CTA-ipresens-1.png\" alt=\"CTA\" width=\"1535\" height=\"1024\" srcset=\"https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/CTA-ipresens-1.png 1535w, https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/CTA-ipresens-1-300x200.png 300w, https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/CTA-ipresens-1-1024x683.png 1024w, https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/CTA-ipresens-1-768x512.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1535px) 100vw, 1535px\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penghitungan lembur menjadi bagian penting dalam pengelolaan waktu kerja dan penggajian karyawan. Ketika karyawan bekerja&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":531,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_kad_post_transparent":"default","_kad_post_title":"default","_kad_post_layout":"default","_kad_post_sidebar_id":"","_kad_post_content_style":"default","_kad_post_vertical_padding":"default","_kad_post_feature":"","_kad_post_feature_position":"","_kad_post_header":false,"_kad_post_footer":false,"_kad_post_classname":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-523","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.0 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Penghitungan Lembur Karyawan Sesuai Jam Kerja<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pelajari penghitungan lembur karyawan mulai dari ketentuan jam kerja, rumus, contoh perhitungan, hingga kesalahan yang perlu dihindari.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ipresens.com\/blog\/penghitungan-lembur\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Penghitungan Lembur Karyawan Sesuai Jam Kerja\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pelajari penghitungan lembur karyawan mulai dari ketentuan jam kerja, rumus, contoh perhitungan, hingga kesalahan yang perlu dihindari.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ipresens.com\/blog\/penghitungan-lembur\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ipresens Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-02T02:23:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/indonesian_genz_morning_office.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2048\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1152\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Alfian\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Alfian\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/penghitungan-lembur\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/penghitungan-lembur\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Alfian\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4597d3210b323a6fdb40ad459c17b094\"},\"headline\":\"Penghitungan Lembur Karyawan Sesuai Jam Kerja\",\"datePublished\":\"2026-09-02T02:23:48+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/penghitungan-lembur\\\/\"},\"wordCount\":1803,\"commentCount\":1,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/penghitungan-lembur\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/indonesian_genz_morning_office.jpg\",\"articleSection\":[\"blog\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/penghitungan-lembur\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/penghitungan-lembur\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/penghitungan-lembur\\\/\",\"name\":\"Penghitungan Lembur Karyawan Sesuai Jam Kerja\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/penghitungan-lembur\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/penghitungan-lembur\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/indonesian_genz_morning_office.jpg\",\"datePublished\":\"2026-09-02T02:23:48+00:00\",\"description\":\"Pelajari penghitungan lembur karyawan mulai dari ketentuan jam kerja, rumus, contoh perhitungan, hingga kesalahan yang perlu dihindari.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/penghitungan-lembur\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/penghitungan-lembur\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/penghitungan-lembur\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/indonesian_genz_morning_office.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/indonesian_genz_morning_office.jpg\",\"width\":2048,\"height\":1152,\"caption\":\"perhitungan gaji\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/penghitungan-lembur\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Penghitungan Lembur Karyawan Sesuai Jam Kerja\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Ipresens Blog\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Ipresens Blog\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/full-logo-ipresens.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/full-logo-ipresens.png\",\"width\":153,\"height\":36,\"caption\":\"Ipresens Blog\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4597d3210b323a6fdb40ad459c17b094\",\"name\":\"Alfian\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/alfian-user-150x150.jpg\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/alfian-user-150x150.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/alfian-user-150x150.jpg\",\"caption\":\"Alfian\"},\"description\":\"Halo, saya Alfian, seorang content writer dan digital marketer dengan pengalaman lebih dari lima tahun. Saya berfokus menulis artikel yang informatif, berbasis riset, dan mudah dipahami untuk membantu pembaca mendapatkan informasi yang akurat dan terpercaya.\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/ipresens.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ipresens.com\\\/blog\\\/author\\\/ipresens\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Penghitungan Lembur Karyawan Sesuai Jam Kerja","description":"Pelajari penghitungan lembur karyawan mulai dari ketentuan jam kerja, rumus, contoh perhitungan, hingga kesalahan yang perlu dihindari.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/penghitungan-lembur\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Penghitungan Lembur Karyawan Sesuai Jam Kerja","og_description":"Pelajari penghitungan lembur karyawan mulai dari ketentuan jam kerja, rumus, contoh perhitungan, hingga kesalahan yang perlu dihindari.","og_url":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/penghitungan-lembur\/","og_site_name":"Ipresens Blog","article_published_time":"2026-09-02T02:23:48+00:00","og_image":[{"width":2048,"height":1152,"url":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/indonesian_genz_morning_office.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Alfian","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Alfian","Estimasi waktu membaca":"11 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/penghitungan-lembur\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/penghitungan-lembur\/"},"author":{"name":"Alfian","@id":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/#\/schema\/person\/4597d3210b323a6fdb40ad459c17b094"},"headline":"Penghitungan Lembur Karyawan Sesuai Jam Kerja","datePublished":"2026-09-02T02:23:48+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/penghitungan-lembur\/"},"wordCount":1803,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/penghitungan-lembur\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/indonesian_genz_morning_office.jpg","articleSection":["blog"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ipresens.com\/blog\/penghitungan-lembur\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/penghitungan-lembur\/","url":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/penghitungan-lembur\/","name":"Penghitungan Lembur Karyawan Sesuai Jam Kerja","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/penghitungan-lembur\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/penghitungan-lembur\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/indonesian_genz_morning_office.jpg","datePublished":"2026-09-02T02:23:48+00:00","description":"Pelajari penghitungan lembur karyawan mulai dari ketentuan jam kerja, rumus, contoh perhitungan, hingga kesalahan yang perlu dihindari.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/penghitungan-lembur\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ipresens.com\/blog\/penghitungan-lembur\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/penghitungan-lembur\/#primaryimage","url":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/indonesian_genz_morning_office.jpg","contentUrl":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/indonesian_genz_morning_office.jpg","width":2048,"height":1152,"caption":"perhitungan gaji"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/penghitungan-lembur\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Penghitungan Lembur Karyawan Sesuai Jam Kerja"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/","name":"Ipresens Blog","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/#organization","name":"Ipresens Blog","url":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/full-logo-ipresens.png","contentUrl":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/full-logo-ipresens.png","width":153,"height":36,"caption":"Ipresens Blog"},"image":{"@id":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/#\/schema\/person\/4597d3210b323a6fdb40ad459c17b094","name":"Alfian","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/alfian-user-150x150.jpg","url":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/alfian-user-150x150.jpg","contentUrl":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/alfian-user-150x150.jpg","caption":"Alfian"},"description":"Halo, saya Alfian, seorang content writer dan digital marketer dengan pengalaman lebih dari lima tahun. Saya berfokus menulis artikel yang informatif, berbasis riset, dan mudah dipahami untuk membantu pembaca mendapatkan informasi yang akurat dan terpercaya.","sameAs":["http:\/\/ipresens.com"],"url":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/author\/ipresens\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/523","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=523"}],"version-history":[{"count":10,"href":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/523\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":535,"href":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/523\/revisions\/535"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/531"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=523"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=523"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ipresens.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=523"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}